
Gugatan dilayangkan oleh Anna melalui Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada Jumat, 2 Juli 2010. Anna mendaftarkan gugatan cerai diwakili pengacaranya. Gugatan tersebut tercatat dengan nomor gugatan PA/1427/pdtg/2010.
"Gugun sudah tahu gugatan cerai ini. Saya baru bicara lewat telepon. Dia bilang, 'Ya udah enggak apa-apa. Biarin aja'," tutur juru bicara keluarga Gugun, Heri, yang dihubungi wartawan, Senin (5/7/2010).
Saat ini, Gugun dan Anna sudah tidak serumah. Kurang lebih 3-4 bulan lalu mereka pisah rumah. Anak semata wayang mereka pun ikut dengan Anna.
"Mereka sudah jarang ketemu karena Gugun di rumahnya, Anna di rumahnya sendiri. Setahu saya masih berkirim kabar kalau soal anak," katanya.
Keluarga Gugun dalam hal ini hanya bersikap pasif karena posisinya Gugun yang digugat cerai. "Keluarga biasa-biasa aja karena mereka dalam posisi menunggu. Anna yang menggugat," imbuh Heri.
Sementara itu, ibunda Gugun, Tuning, yang dikirimi SMS oleh wartawan, tidak mau berkomentar. "Maaf untuk kali ini saya tidak bisa berkomentar. Maaf ya. Semua saya serahkan ke juru bicara keluarga, Heri," kata Tuning singkat. (ang/okezone)
Istri Makin Ingin Cerai Sejak Gugun Sakit
JAKARTA - Prahara dalam rumah tangga Gugun Gondrong dan Anna Marissa, ternyata sudah berlangsung sejak awal pernikahan. Ketika Gugun sakit tumor otak, keinginan bercerai semakin menggebu.
"Cek-coknya sudah lama. Setelah menikah pun sering cek-cok. Dan keinginan cerai itu sudah lama. Sebelum sakit pun sudah ingin cerai, jadi bukan karena sakit," ungkap kuasa hukum Anna Marissa, Meidy Juniarto SH, yang dihubungi okezone, Senin (5/7/2010).
Anna melayangkan gugagatn cerai melalui Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 1 Juli 2010. Meidy membantah desas-desus yang menyebutkan gugatan cerai Anna itu dilakukan karena Gugun sakit.
"Keduanya telah sepakat untuk bercerai. Anna dan Gugun sudah pisah rumah sejak tiga bulan yang lalu. Memang tidak ada ketidakcocokan Gugun dengan Anna, itu sudah pasti. Bukan karena Gugun dapat musibah (sakit). Sebelum Gugun sakit pun sudah ada bibit konflik keributan, mereka tidak mau bersama-sama lagi," terangnya.
Bibit konflik itu kian menjadi manakala Gugun diserang tumor otak yang menyebabkannya mengalami kemunduran fisik secara drastis. Niat Anna bercerai pun makin bulat.
"Ini kebetulan Gugun dapat musibah, jadi tambah jadi lagi. Klimaksnya musibah ini menambah untuk satu sama lain ingin berpisah. Bukan karena dari pihak klien kami, Anna, saja. Gugun pun begitu," jelas dia.
Pasangan beda usia 16 tahun ini menikah pada 23 Desember 2007. Akad nikah dilangsungkan di Pusat Primata Schmutzer, Ragunan, Jakarta Selatan. Setelah Gugun dinyatakan sembuh dari sakit tumor, Anna hamil. Putra mereka lahir pada 16 Oktober 2009 dan diberi nama Lionel Gunaevan Cuarvo. (ang/okezone)
Gugun-Anna Tak Bisa Lagi Dipersatukan
Sebelum mengajukan gugatan cerai, Anna Marissa sudah dimediasi agar bisa dipersatukan lagi dengan Gugun Gondrong. Akan tetapi ternyata tidak bisa.
“Iya sudah. Sebelum kami menerima surat kuasa, informasi mediasi memang sudah berkali-kali bisa enggak bersatu kembali atau jangan ada dilanjutkan ke perceraian,” jelas kuasa hukum Anna, Meidy Juniarto SH saat dihubungi wartawan di Jakarta, Senin (5/7/2010).
Akan tetapi, katanya baik Anna dan Gugun, keduanya sudah memiliki prinsip yang berbeda. “Mereka mengambil keputusan sama-sama (untuk) berpisah. Maka, saat nikah baik-baik, cerai pun baik-baik,” katanya.
Meidy mengungkapkan, keluarga kedua belah pihak juga sudah menerima keputusan mereka berdua. Mengenai gugatan cerai diajukan Anna, hal ini hanya disebabkan kesehatan. “Kebetulan klien kami yang sehat, maka klien kami yang menggugat,” jelasnya.
1 Juli lalu Anna menggugat cerai suaminya, Gugun Gondrong ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Melalui Meidy, Anna mengungkapkan keinginan cerai sebenarnya sudah ada setelah mereka menikah. Saat Gugun sakit, keinginan itu bertambah kuat. Akan tetapi baru belakangan ini terwujud. (okezone/uky)

No comments:
Post a Comment