Monday, August 9, 2010

Kambing Hitam Itu Bernama : "Pengaruh Lingkungan"

Sudah tidak asing apabila kita melihat, membaca, dan mendengar tentang kenakalan remaja (saya sebut kenakalan remaja karena "tidak ada" kenakalan anak2 ato kenakalan orangtua diberita) misalnya tawuran, obat2an, seks bebas, minum2an dll dikarenakan salah pergaulan dan terpengaruh lingkungan. Apakah memang benar demikian? Apakah memang pengaruh lingkungan selalu menjadi kambing hitam atas kenakalan remaja??



Ilustrasi 1

Sebut saja genk remaja DheTemplate yang anggotanya 2 orang yaitu Ireng dan Ajah. 2 remaja ini kemana2 selalu berdua dan mereka masih SMA dan terkenal nakal disekolahnya. Kemudian gabunglah 1 orang yang bernama Blogcenti. Blogcenti ini anaknya pendiem, penurut, pokoknya baik lah dan itu gak cuma di rumah tetapi juga di lingkungan dan sekolah. Suatu hari Ireng dan Ajah merencanakan sesuatu yaitu menyerang sekolah lain. Diajaklah juga Blogcenti dan akhirnya entah kenapa dan dibujuk apa, akhirnya Blogcenti mau ikut penyerangan itu. Selang beberapa jam kemudian, mereka bertiga ditangkap oleh pihak yang berwajin dan masuk ke headline media massa dan elektronik.


Untuk si Blogcenti. Okelah dia terpengaruh lingkungan pergaulan dia dengan Ireng dan Ajah yang sudah nakal tetapi untuk Ireng dan Ajah, siapa yang mempengaruhi mereka? Apakah lingkungan juga?? Sedangkan mereka cuma berdua. Kalopun mereka terpengaruh oleh lingkungan karena pergaulan mereka, terus siapa yang mempengaruhi orang2 yang mempengaruhi Ireng dan Ajah?? Apakah lingkungan pergaulan juga?? Terus aja dikejar keatas siapa yang mempengaruhi dalam pergaulan.


Ilustrasi 2

Sebut saja genk remaja DheTemplate yang anggotanya 3 orang yaitu Ireng, Ajah dan Blogcenti. Si Ireng dan Ajah terkenal remaja yang nakal di desanya. Tukang palak. Sering berantem. Mabuk-mabukan. Kacolah pokoknya. Sedangkan si Blogcenti anak yang baik, penurut, baik hati, suka menolong, jujur juga. Pokoknya baik lah anaknya. Dan si Blogcenti ini tidak pernah ikut2an akan apa yg dilakukan oleh Ireng dan Ajah ketika mereka berbuat onar, berbuat keributan, mabuk2an, maen judi, dll. walopun 3 anak itu selalu bersama2. Buat Blogcenti, dia gak peduli dengan siapa dia bergaul. Gak pandang bulu dia bergaul tetapi dia gak ikut2an dalam hal yang menurut dia gak baik


So, walopun lingkungan pergaulan Blogcenti parah tetapi dia tidak terpengaruh sama sekali karena dia mempunyai pondasi, pendirian, prinsip dan iman yang kuat.



Sebenarnya jika kita sadari, bukan lingkungan pergaulan yang mempengaruhi melainkan diri kita sendiri yang membuat kita terpengaruh dan terjerumus. Jika diri kita sudah kuat dasarnya, sudah bener2 paham, sekacau apapun lingkungan pergaulan kita, seburuk apapun teman2 kita, senakal apapun dan sejahat apapun orang2 disekitar kita, kita tetep gak kan terpengaruh.

Apakah harus Linkungan yang kita jadikan kambinghitam akan kenakalan yang (kita) lakukan???


Pic kambing hitam genit diambil disini

No comments:

Post a Comment